"Yang saya tulis belum tentu saya. Yang kamu baca belum tentu kamu."

Selasa, 30 Juni 2015



Mengapa Disesali??

            Setelah berpikir sekian hari, akhirnya Hali membuat keputusan. Yaitu mengakhiri hubungannya dengan Dhani. Mungkin terlalu mengejutkan. Terutama untuk Dhani. Karna hubungan mereka selama ini baik-baik saja, tidak ada masalah yang terlalu rumit. Terkadang perasaan rindu akan Dhani-nya yang dulu sering muncul. Entah si cowo merasakan hal yang sama atau tidak.
            Entah bagaimana, tapi mungkin disinilah awalnya. Biasanya, setiap pasangan yang memperkenalkan pasangannya kepada orangtua dan orangtuanya merespon dengan positif, dia akan senang dan tambah semangat mungkin untuk melanjutkan hubungannya tersebut. Tapi tidak dengan Hali, setelah dia menceritakan tentang Dhani kepada orangtuanya yang kebetulan merespon positif, justru setelah itu dia berpikir. Entah apa saja, tetapi banyak yang dipikirkannya.
            Hubungannya dengan Dhani sudah berjalan sekitar 7 bulan, tak ada satu hari pun mereka tidak bertemu mengobrol bercanda dan cerita. Yaa cerita. Yang satu ini baru saja disadari oleh Hali. Apa yang disadarinya? Setiap dia cerita hal apa saja yang dialamminya, baik itu senang sedih lucu bahkan serius. Tetapi respon yang diberikan oleh Dhani selalu sama. Bercanda dan tertawa meledek. Malah ketika cerita Hali belum selesai pun dia sudah begitu. Timbullah perasaan kesal yang menunjukan tidak suka dengan respon yang diberikan Dhani.
Kalau emang maksudnya menghibur atau memang sifatnya yang seperti itu, gak bisa yaa didengerin dulu sampe abis terus responnya gak gitu.” Begitulah yang diucapkan Hali didalam hatinya. Dia merasa selama ini ceritanya tidak pernah dihargai. Sedangkan menurutnya untuk bercerita kepada seseorang itu sama saja dengan memberi kepercayaan ataupun percaya kepada orang yang dceritakan tersebut.
            Semakin hari semakin banyak hal yang disadarrinya dari hubungannya dengan Dhani. Yang pada akhirnya membuat dia sangat yakin untuk mengakhiri hubungan mereka. Hali berusaha mencari waktu yang tepat untuk mengungkapkan hal tersebut. Tapi dia semakin tidak tahan untuk menahannya. Akhirnya, hari itu juga dia memutuskan untuk bicara kepada Dhani tentang hal itu. Hal yang dipikirkannya belakangan ini.
“Maafin aku Dhani, ini keputusan aku. Maaf kalo keputusan ini bukan keputusan kita. Aku gaktau lagi harus bilang apa sama kamu. Makasih yaa buat selama ini. Aku banyak belajar dari kamu. Terutama belajar sabar, ngadepin kamu.” Ucap Hali kepada Dhani saat itu. Dhani diam. Namun nampak di wajahnya kesal bercampur sedih kepada Hali.
“Aku kira hubungan aku sama kamu bakal lama, ternyata enggak. Hahaha...” balas Dhani. “Setiap pasangan mungkin mengharapkan itu Dhani, begitu juga aku. Tapi, ini bener-bener udah jadi keputusan aku. Aku harap kamu ngerti dan berubah jadi lebih dewasa setelah ini.” Akhirnya keluar juga kata-kata itu “lebih dewasa”. Memang selama ini, setiap hubungan mereka ada masalah atau semacamnya. Yang berusaha untuk dewasa menyikapinya selalu Hali. Lantas Dhani? Yaa dengan emosinya. Begitulah berakhirnya hubungan mereka.
            Apakah ada penyesalan setelah apa yang diputuskan Hali? Tentu saja tidak, keputusan itu sungguh sudah dipikirkannya dengan baik. Terkadang perasaan rindu akan Dhani-nya yang dulu sering muncul. Rindu akan suaranya, candanya, tapi terlalu lucu jika mengingat saat dia bercerita kepada Dhani dan responnya sudah dapat ditebak.
            Hali berharap setelah kejadian itu, Dhani akan berubah. Berubah untuk sabar, berubah untuk dewasa, dan yang paling penting berubah untuk lebih menghargai seseorang yang bercerita dengannya. Walaupun mereka sekarang sudah renggang begitu saja. Tetapi bagi Hali semua yang lalu tersebut tidak bisa dilupakannya. Itu semua dijadikan pelajaran. Bagaimana kabar Dhani?
            Dhani.  Dhani sekarang sudah memiliki pasangannya lagi. Pasangan tempo dulunya. Lebih tepatnya, mantannya yang dulu. Secepat itu? Sepertinya Dhani tidak mau sendirian. Hali yang mengetahui hal tersebut, rasa rindunya hilang seketika. Dia kesal, bukan kesal karna Dhani begitu cepat melupakannya. Tetapi kesal, apakah Dhani tidak mengerti akan alasan-alasannya untuk memutuskan hubungannya? Secepat itu dia belajar dari hubungannya bersama Hali dulu?
“Ahh udah bukan urusan gue.” Who cares?

*Semoga Bermanfaat^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar